Muara Teweh – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 kembali menggelorakan semangat cinta bahasa daerah di kalangan siswa Barito Utara.
Acara ini diikuti 260 pelajar dari 47 sekolah yang berpartisipasi dalam tujuh cabang lomba.
Menurut Kadisdik Syahmiluddin A Surapati, kegiatan ini membuktikan bahwa minat pelajar terhadap bahasa lokal masih tinggi.
“FTBI adalah ruang ekspresi dan apresiasi terhadap bahasa yang diwariskan leluhur kita,” katanya.
Para peserta menunjukkan kreativitas dalam menyampaikan pesan budaya melalui bahasa Bakumpai dan Temboyan.
Tak hanya lomba, kegiatan ini juga menanamkan nilai kebanggaan terhadap identitas daerah.
Syahmiluddin menegaskan, “Melestarikan bahasa berarti melestarikan masa depan budaya kita.”/Red














