Muara Teweh, 8 Desember 2025 – Festival Barito Utara 2025 akan diselenggarakan tanpa hiburan musik dan tanpa kehadiran artis, sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana yang menimpa Aceh dan Sumatera.
Kepala Disbudparpora, Hj. Annisa Cahyawati, M.Si., menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara tiba-tiba, melainkan melalui pertimbangan moral dan arahan Bupati Barito Utara. Pemerintah ingin menghormati keluarga korban.
Annisa mengatakan bahwa festival akan dialihkan menjadi kegiatan penggalangan donasi dan aksi sosial. Pemerintah menilai langkah ini lebih bermanfaat daripada sekadar pesta.
Ia meminta dukungan dari seluruh pihak agar keputusan ini dapat diterima dengan baik. Solidaritas menjadi pesan utama festival tahun ini.
“Kita harus saling merangkul dalam situasi duka,” ungkapnya.
Anggaran festival akan dialihkan kepada pengiriman bantuan logistik dan kebutuhan dasar para korban bencana. Pemerintah menjamin transparansi.
Festival tahun ini menegaskan bahwa nilai kemanusiaan harus berada di atas agenda hiburan.(red)














